Emas vs Kripto, Mana yang Lebih Pas Jadi Lindung Nilai?

Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang digital alias kripto kian menjadi fenomena dan mendampingi emas sebagai aset investasi yang sedang naik daun dan diuntungkan di tahun tahun ini. Harganya yang terus melesat melebihi kenaikan emas membuat para trader dan investor kalangan muda memburu aset investasi yang belum sah sebagai mata uang ini.

Namun siapa sangka, peningkatan nilai kedua aset yang terjadi bersamaan tersebut memunculkan kembali perdebatan terkait aset investasi mana yang akan menjadi tempat penyimpanan dan lindung nilai (hedging) yang lebih baik.

Pengamat pasar modal Universitas Indonesia, Budi Frensidy mengatakan bahwa semenjak kripto berhasil mengalami reli tajam, maka banyak investor yang menyebutkan bahwa kripto memiliki sifat seperti logam kuning sehingga kripto dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar tersebut dijuluki sebagai emas versi digital.

Kendati demikian, kripto disebutnya belum bisa dikatakan menjadi penyimpanan nilai atau lindung nilai. Ini berbeda dengan emas yang memiliki pergerakan lebih stabil dengan rekam jejak yang telah terbukti bertahun-tahun.

“Kalau dipandang sebagai lindung nilai, kita enggak punya data yang mendukung itu. Kecuali memang emas sebagai lindung nilai karena bergerak, mempunyai korelasi negatif dengan saham itu benar. Kalau Kripto sepenuhnya ada di tangan spekulan yang memenuhi supply demand di pasar. Belum bisa dikatakan seperti emas Bitcoin ini,” kata Budi di Program InvesTime CNBC Indonesia, Selasa malam (25/5/2021).

Ia menyebut bahwa masih terbilang sulit untuk menganggap kripto sebagai aset spekulatif terbaik untuk saat ini. Pandangan kripto yang berpotensi memberikan nilai lebih besar bagi investor dibandingkan dengan emas juga terbilang sulit dikatakan.

Selain itu, ada banyak momentum perdagangan yang menguntungkan bagi emas saat ini. Emas memiliki sifat investasi yang lebih baik dalam beberapa kasus dibandingkan dengan kripto.

“Jadi agak susah mengatakan karena enggak ada data empiris. Kalau emas benar, saat orang menghindari aset financial, cukup banyak yang akan memindahkannya ke emas. Untuk nilai [hedging] itu masih miliknya emas,” paparnya.

Sumber:CNBC

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *