4 Rekomendasi Wine Buatan Indonesia

Ketika kamu mendengar Indonesia, wine mungkin hal terakhir yang muncul dalam pikiran. Tetapi siapa yang mengira bahwa pulau Bali yang populer di kalangan wisatawan untuk budaya dan alamnya, memiliki beberapa wineries terbaik di Indonesia. Dengan cuaca yang panas dan terik, ternyata tidak mustahil untuk menanam anggur di Bali. Pulau ini telah menumbuhkan beragam anggur yang menghasilkan sweet wines luar biasa, kamu bahkan tidak akan menyadari berasal dari Indonesia. Varietas yang ditanam di Bali adalah Alphonse-Lavallée, Belgia, dan anggur Propolinggo Biru lokal. Tertulis dibawah adalah empat wineries terkenal yang terletak di Bali. 
 

Foto: Dok. Sababay


Sababay 
Didirikan pada 2010 merek anggur Indonesia ini telah memenangkan banyak penghargaan. Sababay menanam anggur mereka di tanah vulkanik subur di daerah Buleleng yang memiliki cuaca kering dan cerah. Mereka menawarkan berbagai anggur merah dan putih dari yang manis (sweet wine) hingga kering (dry wine). Selain itu mereka juga punya sparkling wine seperti Moscato de Bali dan Lambrusco yang dapat diubah menjadi koktail menyegarkan. Sababay juga memastikan fair trade dengan membuat kebijakan dengan petani lokal untuk memastikan anggur yang dipanen adalah sustainable dan berkualitas tinggi. Kamu dapat memesan produk mereka melalui beberapa platform, informasi lebih lanjut dapat dilihat via Instagram @sababaywinery.

Hatten Wines 
Winery pertama di Bali, Indonesia. Hatten Wines menawarkan wine unik, terbuat dari anggur yang biasanya tidak digunakan untuk winemaking. Anggur mereka ditanam di pantai utara Bali dan dikelilingi oleh pohon-pohon lain seperti pisang dan pohon-pohon palem. Mereka menggunakan sistem pergola yang menaungi anggur dari matahari. Setelah dipanen anggur dibawa ke anur untuk diproses menjadi wine. Hatten Wines menawarkan wine bernama Aga White, Aga Rose dan Aga Red, dengan kata “Aga” yang berarti autentik dalam bahasa Bali. Anggur mereka dapat dipasangkan dengan hidangan laut, daging, maupun makanan pedas, hingga cocok dengan masakan Indonesia. Informasi lebih lanjut dapat dilihat dari Instagram @hattenwines.

Plaga
Percaya pada hal-hal sederhana, Plaga does not wait for wine to age in the cellar. Terbuat dari anggur impor terbaik dari Chili dan Australia Barat, Plaga menggunakan teknologi paling canggih untuk membuat fresh young wines berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Anggur mereka disebut sebagai “wine for the new generation” dengan rasa yang ringan, serta tropis. Mereka dikenal untuk Chardonnay yang segar, Cabernet Sauvignon yang berasa buah-buahan, dan Frizzante yang manis cocok dengan makanan penutup. Semua anggur diproses dan dibotolkan di Bali. Kamu dapat membeli wine mereka dari Shopee atau untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi Instagram mereka @plagawine. 

Artisan Estate
Using its winemaking process as a form of artArtisan Estate membawa kualitas wine Australia ke Indonesia dengan pricepoint yang diproduksi secara lokal. Craig Newton, pemilik winery tersebut telah mempelajari cara untuk menjaga kualitas jus anggur mentah yang diimpor dari Australia Barat. Ini dapat dilakukan dengan mengontrolkan suhu jus anggur dengan ketat. Jika kamu ingin menikmati Australian wine seperti Chardonnay, Sauvignon Blanc, dan Shiraz, produk-produk Artisan Estate adalah yang cocok untuk kamu. (HP)

Sumber:Dewimagazine.com

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *