13 Tips agar Mobil Irit Bahan Bakar, jadi Lebih Hemat!

Untuk pengguna mobil, tentu akan mencari cara supaya mobilnya hemat bahan bakar. Dan cara paling efektif adalah dengan mengurangi bahan bakar yang digunakan alias mengurangi penggunaan kendaraan. Namun, hal itu terkadang sulit dilakukan, karena padatnya aktivitas. Sehingga, mau gak mau mengeluarkan uang lebih untuk BBM.

Selain itu, jika kebiasaan dari pemilik mobil gak baik seperti gaya berkendara yang sembarangan, imbasnya BBM akan cepat habis. Dan sejumlah faktor di jalan raya juga dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar.

Namun jangan khawatir, kamu dapat mencoba tips berikut supaya kendaraan lebih hemat bahan bakar dan gak bikin kantong kering.

1. Gunakan bahan bakar berkualitas

woqod.comwoqod.com

Performa mesin kendaraan tergantung dari bahan bakar yang digunakan. Bahan bakar yang digunakan harus sesuai dengan spesifikasi masing-masing mobil. Langkah ini bertujuan supaya performa mobil dapat maksimal.

Jika bahan bakar yang digunakan gak sesuai, maka akan sangat mudah mengalami gejala gelitik atau mesin mobil mengalami knocking. Akibatnya performa mesin menjadi kurang optimal dan membuat bahan bakar menjadi gak efisien.

2. Tekanan ban harus sesuai

Hindari tekanan angin pada ban yang terlalu rendah. Tapi, jangan terpikir untuk mengisi tekanan ban terlalu banyak, karena dapat berbahaya ketika berkendara. Ikuti tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan.

Ban yang dipompa dengan tekanan yang tepat akan memiliki kemampuan untuk menempuh jarak yang lebih jauh dengan jumlah bahan bakar yang sama.

3. Memanaskan mesin gak perlu terlalu lama

unsplash.com/@focusmitchunsplash.com/@focusmitch

Memanaskan mesin sudah menjadi kebiasaan pengemudi sebelum menggunakan kendaraan. Bahkan gak sedikit pemilik kendaraan yang menghangatkan mesin mobilnya dalam waktu yang lama. Padahal cara tersebut akan membuat bahan bakar terbuang percuma.

Di era modern ini teknologi mobil sudah sangat canggih, cuman perlu memanaskan kendaraan selama kurang lebih 30 detik sampai 1 menit sebelum beraktivitas.

4. Jangan membawa beban terlalu berat

https://5906e30a0d647a735635fa2b2d561307.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html?n=0mylegalneeds.com

Semakin banyak barang yang dibawa, semakin berat mobil yang akan dikebut. Supaya mobil hemat bahan bakar, singkirkan barang-barang yang gak perlu dari bagasi. Beban yang terlalu berat juga akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar kendaraan.

Karena, setiap tambahan beban sebesar 50 kg dikatakan meningkatkan konsumsi bahan bakar sebesar 2%. Apalagi jika hal ini dilakukan pada mobil berdesain kompak dengan mesin kecil. Jadi, sangat disarankan untuk membawa barang sesuai kebutuhan, terutama untuk perjalanan jarak dekat.

5. Hindari jam padat lalu lintas

unsplash.com/@sxtcxtcunsplash.com/@sxtcxtc

Untuk mengakalinya, hindari jam-jam sibuk supaya lalu lintas lebih lancar. Atau jika terpaksa berkendara ketika jam sibuk, manfaatkan aplikasi peta digital untuk mengetahui jalur mana yang gak terlalu padat.

Faktanya, meskipun mesin mobil sudah canggih dan teknologinya sudah maju, berhenti dalam kondisi mesin menyala dalam waktu yang lama saat macet gak akan membuat mobil irit BBM. Dan jika berhenti meskipun istirahat sejenak, lebih baik matikan mesin.

6. Mengemudi dengan kecepatan konstan dan jangan melakukan akselerasi serta mengerem mendadak

instagram.com/jdebloosinstagram.com/jdebloos

Cobalah bergerak dengan kecepatan konstan. Artinya, akselerasi mobil dapat berperan dalam penghematan bahan bakar atau pemborosan. Cara ini dapat dilakukan ketika kendaraan melaju di jalan bebas hambatan, seperti tol. Dan kecepatannya gak lebih dari 80 km per jam, disarankan melaju dengan kecepatan 60-70 km per jam.

Selain itu, hindari akselerasi dan mengerem mendadak. Lebih baik, ketika akan menambah akselerasi lakukan secara bertahap sampai mendapatkan kecepatan yang diinginkan. Karena, akselerasi dan mengerem mendadak praktis berdampak pada suplai bahan bakar lebih banyak yang membuat mobil boros bahan bakar.

7. Jaga jarak dengan kendaraan di depannya

Tahukah kamu? Mengikuti pergerakan kendaraan yang ada di depannya (jaga jarak) dapat menghemat bahan bakar, lho. Dengan antisipasi yang baik, mobil akan bergerak secara linier sesuai kebutuhan. Sehingga, menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit.

Jadi, usahakan untuk memberikan jarak antara mobilmu dengan mobil atau kendaraan lainnya. Selain irit bahan bakar juga dapat terhindar dari kecelakaan.

8. Gunakan gigi dengan benar

unsplash.com/@nampohunsplash.com/@nampoh

Mengendarai mobil dengan gigi rendah secara terus menerus atau dengan gigi tinggi ketika melintasi daerah perbukitan atau menanjak akan membuat konsumsi bahan bakar berlebih.

Maka dari itu, supaya mobil irit bahan bakar, alangkah baiknya menyetel persneling yang tepat. Seperti posisi S atau L pada transmisi matic ketika mobil sedang menanjak atau persneling 1 dan 2 pada mobil bertransmisi manual.

9. Jaga kecepatan putaran mesin

wallpaperflare.comwallpaperflare.com

Umumnya, torsi paling efisien berada pada kisaran putaran 2.000-3.000 putaran per menit. Lebih baik jaga kecepatan mesin pada angka itu, jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah. Gasoline supply ke ruang bakar akan meningkat ketika putaran mesin terlalu tinggi.

Dan jika terlalu rendah, maka perlu menginjak pedal gas lebih dalam untuk menambah kecepatan. Ini jelas akan membutuhkan lebih banyak bahan bakar.

Caranya, dapat melihat kecepatan mesin di spidometer yang bertuliskan angka 1 sampai 15 atau tergantung mobil yang dikendarai. Mobil-mobil umumnya cuman sampai angka 7 atau 8. Berbeda dengan mobil sport yang dapat mencapai angka 15.

10. Gunakan AC dengan bijak

carfromjapan.comcarfromjapan.com

Penggunaan AC gak lepas dari aktivitas berkendara. Apalagi, iklim tropis Indonesia memaksa pengemudi untuk terus menyalakan AC sepanjang perjalanan. Padahal penggunaan AC pada mobil berpengaruh signifikan terhadap konsumsi bahan bakar.

Supaya lebih hemat bahan bakar, cara yang dapat ditempuh adalah dengan bijak menggunakan AC. Jika dirasa suhu di dalam kabin masih memadai, ada baiknya jika AC gak perlu digunakan terlebih dahulu.

11. Memarkir mobil di tempat teduh

unsplash.com/@mattseymourunsplash.com/@mattseymour

Alasan ilmiahnya adalah jika mobil lebih dingin, bahan bakar akan lebih sedikit menguap sehingga bensin di tangki gak menguap. Supaya bensin di tangki mobil gak menguap dan mobil tetap irit bahan bakar.

Selain itu, parkir di tempat teduh juga memiliki keuntungan yang akan membuat cat mobil tetap berkilau dan terhindar dari jamur.

12. Bersihkan filter udara

instagram.com/family_car_careinstagram.com/family_car_care

Jika filter udara kotor, tenaga dan efisiensi mesin akan berkurang dan dibutuhkan lebih banyak bahan bakar. Sehingga, akan mengurangi nilai irit bahan bakar yang dimiliki.

Oleh karena itu, lakukan pembersihan filter udara setiap kali melakukan servis mobil. Jika filter sudah gak dapat digunakan lagi, segera ganti dengan komponen yang sesuai.

13. Servis secara berkala dan rutin

carwad.netcarwad.net

Pemeliharaan berkala wajib dilakukan oleh pemilik kendaraan jika ingin konsumsi bahan bakar yang efisien. Pasalnya dengan melakukan perawatan rutin maka performa kendaraan akan selalu optimal, karena kotoran pada busi dan koil akan hilang.

Sehingga, akan mempercepat putaran mesin sehingga semakin besar tenaganya dan semakin besar penggunaan kecepatannya.

Tips di atas bisa kamu terapkan jika ingin menghemat bahan bakar jika kamu menggunakan mobil. Karena, kendaraan dengan performa optimal tentunya akan sejalan dengan konsumsi bahan bakar yang semakin irit. Semoga bermanfaat!

Sumber:IDN Times

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *