Hitung-hitung Biaya Liburan ke Raja Ampat, Berapa Ya?

Waisai – Raja Ampat menjadi destinasi tujuan liburan yang diidamkan semua orang. Namun, erat kaitannya dengan biaya yang mahal. Berapa sih sebenarnya biaya ke sana?

detikTravel berkesempatan untuk berkunjung ke Raja Ampat, dalam event kerjasama oleh tiket.com #tiketkemanapun. Selama di sana, beberapa destinasi dijelajahi dari Telaga Bintang sampai ke Wayag.

Sebenarnya, berapa biaya liburan ke Raja Ampat?

Pertama, harga tiket pesawat. Ini tergantung dari lokasi keberangkatan traveler. Misalnya saja dari Jakarta menuju Sorong. Ada beberapa opsi seperti NAM Air, Sriwijaya Air, Batik Air, dan Garuda Indonesia. Harganya mulai Rp 1-3 jutaan.

Sesampainya di Sorong, traveler harus menempuh jalur laut dengan kapal ferry. Nah, di sini juga ada berbagai kelas yang dipilih. Kalau mau nyaman, ada kelas VIP yang rata-rata seharga Rp 215 ribu sekali jalan. Fasilitasnya kursi dengan legroom yang cukup luas, snack, ruangan khusus ber-AC, serta hiburan berupa karaoke. Jarak tempuhnya kurang lebih 1-2 jam.

Selain itu, penginapan di Raja Ampat juga bervariasi. Untuk cottage tipe water villa, harganya dimulai dari Rp 1 juta sampai rata-rata 5 juta. Namun, ini kembali lagi pada kenyamanan traveler. Biasanya, paket makan sudah termasuk di dalamnya.

Penginapan di Raja Ampat lokasinya kebanyakan di pinggir pantai (Shinta Angriyana/detikTravel)Penginapan di Raja Ampat lokasinya kebanyakan di pinggir pantai (Shinta Angriyana/detikTravel)

Untuk berkeliling pulau, harus menggunakan speedboat dan kisarannya juga bervariasi. “Kalau kapalnya sendiri kita punya Rp 7 juta sehari, tetapi muat untuk sampai 15 orang,” ujar Mukhsin, salah satu pemandu wisata di Raja Ampat kepada detikTravel, pekan lalu.

Soal makanan tambahan, harganya berbeda-beda. Satu cup mie instan dipatok Rp 10-15 ribu, kelapa muda Rp 15-20 ribu, dan snack-snack seperti pisang goreng Rp 2.000/buah.

Umumnya, banyak operator wisata yang menyediakan jasa open trip atau tur pribadi. Nah, opsi ini bisa dipakai bagi traveler yang tidak ingin kerepotan saat berwisata ke Raja Ampat.

“Kisaran untuk boatnya sih cukup murah. Namun untuk perjalanan pesawat dan lainnya memang cukup mahal. Di sini kan hitungannya per patungan, open trip khususnya di Raja Ampat di waisai ke Piaynemo, per orangnya bisa Rp 500 ribu di luar makan dan penginapan, maksimal 15 orang,” ujarnya pada detikTravel, Minggu (8/4/2018).

Piaynemo (gedeleo/d'Traveler)Piaynemo (gedeleo/d’Traveler)

Rute-rute yang diberikan juga mencakup beberapa wilayah ikonik Raja Ampat. Seperti Wayag, Piaynemo, Telaga Bintang sampai Misool. Namun, wilayah Misool biasanya punya rute berbeda dari Wayag dan Piaynemo.

“Itu rutenya Piaynemo, Talaga bintang, Arborek, Yembuba, Pasir Timbul, itu untuk satu harinya,” tambahnya.

Main-main di pasir Timbul (Shinta Angriyana/detikTravel)Main-main di pasir Timbul (Shinta Angriyana/detikTravel)

Begitu pun dengan Wayag, karena rutenya cukup jauh, tentunya punya harga yang berbeda.

“Kalau Wayag agak mahal berkisar Rp 1 juta. Jadi kenanya total bisa Rp 15 juta (private tour), termasuk air mineral,” tambahnya.

Jadi, untuk total biaya, traveler harus merogoh kocek Rp 9 jutaan per orang jika ingin mengurus sendiri. Biaya ini tidak beda jauh dengan tipe open trip, yang berkisar Rp 8-10 juta untuk 4 hari 3 malam sampai 6 hari 5 malam.

Namun, jika traveler ingin tur pribadi, harganya tentu lebih tinggi. Untuk 5 hari 4 malam misalnya dimulai Rp 16 jutaan. Ini bisa disesuaikan dengan jumlah hari dan destinasi wisata yang dituju.

Sumber:Detiktravel

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *